twitter
googleplus
facebook
Tips, Trik, Template, Info, dll



EKOSISTEM

EKOSISTEM

A. Pengertian Ekosistem
  • Ekosistem adalah : Kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yang membentuk hubungan  timbal balik atau saling ketergantungan, atau
  •  Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan komponen abiotiknya dalam satu kesatuan tempat hidup
  • Tempat hidup alamiah makhluk hidup disebut habitat
  • Di dalam suatu habitat, selain terdapat berbagai jenis makhluk hidup (komponen biotik), juga terdapat makhluk tak hidup (komponen abiotik : tanah, air, udara, cahaya matahari, suhu dan kelembapan)
  • Setiap makhluk hidup memiliki lingkungan hidup yang sesuai untuk hidupnya, misalnya : ikan dan bunga teratai hidup di air, kaktus hidup di tempat kering, onta hidup di gurun, dll.
  • Ilmu yang mempelajari tentang hubungan tiblak balik antara makhluk hidup dengan lingkungan abiotiknya di sebut Ekologi

B. Tingkatan Dalam Ekosistem
  • Ekosistem tersusun atas tingkatan atau satuan individu, populasi, komunitas, ekosistem dan biosfer
  1. Individu adalah satuan terkecil organisme yang mendiami suatu habitat. Individu menggambarkan sifat tunggal.
  2. Populasi adalah kunpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu. Contohnya populasi kambing
  3. Komunitas adalah seluruh popolasi makhluk hidup di suatu derah tertentu
  4. Ekosistem adalah kesatuan komunitas dengan lingkunagn hidupnya yang membentuk hubuingan timbalbalik atau saling ketergantungan.
  5. Biosfer adalah tempat makhluk hidup berada dan dapat melangsungkan hidupnya
C. Komponen Ekosistem
  • Komponen ekosistem terdiri dari komponen biotik dan abiotik
1. Komponen biotik
  • adalah komponen berupa makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan, mikroorganisme)
  • Berdasarkan fungsinya komponen biotik dikelompokan menjadi 4 macam, yaitu produsen, konsumen, pengurai, dan detritivor.
  • Produsen adalah :  organisme yang dapat mengolah makanannya sendiri (autotrof), melalui proses fotosintesis, contohnya tumbuhan
  • Konsumen adalah :  Organisme yang megkonsumsi tumbuhan atau hewan lain atau tidak bisa mengolah makanan sendiri (heterotrof). Berdasarkan jenis makanan yang dimakan, konsumen digolongkan menjadi herbivora (hewan pemakan tumbuhan), karnivora (hewan pemakan daging , disebut predator) dan omnivora hewan pemakan segalanya : kucing, ayam , manusia dll
  • Pengurai (dekompuser) adalah  organisme yang menguraikan sisa-sisa organisme untuk memperoleh makanan, contohnya bakteri dan jamur.
  • Detritivor adalah organisme yang memakan partikel organik atau detritus. Detritus merupakan hancuran jaringan hewan atau tumbuhan. Contoh detritivor adalah cacing tanah,sifut, keluwing, binytang laut dan kutu kayu.
2. Komponen abiotik
  • komponen abiotik adalah komponen tak hidup, yaitu komponen fisik dan kimia yang membentuk lingkungan abiotik
  • Contoh komponen abiotik : suhu, cahaya, tanah, air, udara, garam mineral 
D. Saling Ketergantungan  antara komponen biotik dan abiotik
  • Di dalam ekosistem komponen abiotik dapat mempengaruhi komponen biotik atau sebaliknya.
  • Beberapa contoh pengaruh dari masing-masing komponen adalah :
  1. Pengaruh air terhadap makhluk hidup adalah: tanaman untuk tumbuh, manusia dan hewan perlu air untuk minum, mandi dll.
  2. Pengaruh udara terhadap makhluk hidup adalah oksigen untuk bernapas dan CO2 untuk fotosintesis
  3. Pengaruh tumbuhan terhadap tanah dan udara adalah untuk mencegah erosi tanah, dan daun dapat menyerap gas CO2, sereta hasil fotosintesis melepaskan gas CO2
  4. Hewan cacing tanah dapat mempengaruhi kesuburan tanah.
E. Hubungan Saling Ketergantungan antara produsen, konsumen dan pengurai
  1. Rantai Makanan
  • Rantai makanan adalah : peristiwa makan dan dimakan dengan urutan tertentu.
  • Dalam proses makan dan dimakan ini terjadi perpindahan Energi dari produsen ke konsumen dan ke pengurai.
  • Rantai makanan yang di mulai dari tumbuhan hijau yang berperan sebagai produsen, disebut rantai makanan perumput. edangkan rantai makanan yang di mulai dari partikel oeganik hasil hancuran (detritus) di sebut rantai makanan detritus.
  • Contoh rantai makanan adalah detritus : hancuran daun --> cacing tanah-->ayam--> manusia
  • Contoh rantai makanan perumput: padi --> tikus--> ular-->burung elang 



2. Jaring Makanan
  • Jaring makanan adalah kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan dan membentuk skema mirip jaring. Jadi setiap rantai makanan akan berhubungan dengan rantai makanan yang lain.
  • Peristiwa makan dan dimakan antar organisme dalam suatu ekosistem membentuk struktur tropik yang bertingkat-tingkat.
  • Setiap tingkat tropik merupakan kumpulan berbagai organisme dengan sumber makanan tertentu, yaitu :
  1. Tingkat tropik 1 adalah kelompok organisme autotrop yang disebut produsen. Contohnya tumbuhan hijau dan fitoplankton.
  2. Tingkat tropik 2 adalah kelompok organisme heterotrop yang disebut konsumen primer, yaitu organisme pemakan tumbuhan (herbivor)
  3. Tingkat tropik 3 adalah konsumen sekunder, yaitu organisme pemakan herbivor ( disebut karnovor kecil)
  4. Tingkat tropik 3 adalah konsumen tersier, yaitu organiseme pemakan karnivor kecil )disebut karnivor besar)
  • Contoh jaring makanan :



3. Piramida Ekologi
  • Struktur tropik dapat disusun secara urut sesuai hubungan makan dan dimakan, yang secara umum memperlihatkan bentuk kerucut atau piramid. Gambaran susunan antar tropik dapat disusun berdasarkan kepadatan populasi, berat kering maupun kemampuan menyimpan energi pada tiap tropik yang disebut piramida ekologi.
  • Piramida ekologi berfungsi untuk menunjukan gambaran perbandingan antar trofik pada suatu ekosistem. Pada tingkat pertama ditempati produsen sebagai dasar piramida, selanjutnya konsumen primer, sekunder, tersier sampai konsumen puncak.
  • Agar di dalam ekosistem terjadi keseimbangan, maka jumlah produsen harus lebih banyak dari konsumen 1, konsumen 1 harus lebih banyak dari konsumen 2 dan seterusnya. Jika produsen mengalami penurunan, maka konsumen 1 juga aakan berkurang dan seterusnya.


  • Ada 3 macam piramida ekologi, yaitu piramida jumlah, piramida biomasa, dan piramida energi.
  1. Piramida Energi adalah piramida yang menggambarkan hilangnya energi pada saat perpindahan energi makanan disetiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem.
  2. Piramida biomassa yaitu piramida yang mengambarkan berkurangnya transfer energi pada setiap tingkat tropikmdalam suatu ekosistem.
  3. Piramida jumlah adalah piramida yang menggambarkan jumlah individu pada setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem. Agar ekosistem terjadi keseimbangan, maka jumlah produsen harus lebih besar dari konsumen satu, dan seterusnya. Jika jumlah produsen mengalami penurunan , maka konsumen 1 juga akan berkurang dan serusnya.
piramida energi
piramida biomassa


piramida jumlah

F. Aliran Energi
  • Setiap organisme melakukan pemasukan dan penyimpanan energi.
  • Sumber utama energi bagi kehidupan adalah energi cahaya matahari.
  • Energi cahaya matahari masuk ke dalam tumbuhan (produsen), kemudian diubah menjadi energi kimia, lalu mengalir dari produsen ke konsumen pada berbagai tingkat tropik melalui jalur rantai makanan.
  • Energi yang masuk kemudian disimpan  digunakan untuk kegiatan hidupnya sehingga dapat tumbuh dan berkembang.
  • Aliran energi dalam ekosistem mengalami tahapan proses sebagai berikut :
  1. Energi yang masuk ke ekosistem berupa energi matahari, energi matahari yang sampai pada tumbuhan hanya setengahnya yang digunakan untuk fotosintesis, kemudian sekitar 1-5 % diubah menjadi energi kimia (makanan), sisanya keluar dari sistem berupa panas, atau dipakai untuk respirasi.
  2. Melalui rantai makanan dan jaring makanan, energi akan berpindah lagi, dan setiap terjadi aliran energi, maka akan terjadi kehilangna energi sehingga energi berkurang atau menurun kearah tahapan berikutnya dari rantai makanan.Biasanya herbivor menyimpan 10% energi yang dikandung tumbuhan, karnivor menyimpan sekitar 10% energi yang dikandung hewan yang dimangsanya.

  •  Siklus Materi (Daur Biogeokimia)
  • Dalam suatu ekosistem, meskipun energi kimia sebagian besar hilang pada setiap tingkat tropik, tetapi materi pada setiap tingkat tropik tidak hilang.
  • Materi berupa unsur-unsur penyusun bahan organik  akan di daur ulang di alam.
  • Daur ulang tersebut melibatkan makhluk hidup (pengurai) dan batuan (geofisik), sehingga disebut daur biogeokimia.
  • Perputaran materi atau zat dari suatu tempat ketempat lain, kemudian kembali lagi ketempat semula disebut siklus materi atau zat.
  • Berikut akan dijelaskan daur air, karbon, nitrogen, fosfor dan sulfur.
  1. Daur Air

Keterangan :
  •  Air dari seluruh permukaan bumi menguap (melalui proses transpirasi dan evaporasi)
  • Uap air mengalami proses kondensasi menjadi awan (kondensasi artinya mengalami perubahan wujud dari uap menjadi titik-titik air karena pendinginan)
  • Awan kemudian ditiup oleh angin, dan jatuh sebagai hujan 
  • Jika hujan jatuh di darat, maka air akan meresap ke dalam tanah, kemudian kembali lagi ke laut, melalui sungai atau saluran air.
2. Daur Karbon
       Keterangan :
  • Di atmosfir karbon dioksida berbentuk gas (CO2)
  • Konsentrasi normal CO2 di atmosfir adalah 0,03%.
  • Gas CO2 di alam dihasilkan oleh tumbuhan dan hewan dari hasil pernapasan, semua proses pembakaran, dikerak bumi dalam bentuk batu bara dan minyak bumi, di perairan dihasilkan dari pernapasan organisme air dan cangkang moluska yang sudah mati .
  • Organisme yang memanfaatkan CO2 adalah semua jenis tumbuhan untuk berfotosintesis
  • Daur carbon melibatkan dua proses yang bersaing, yaitu fotosintesis dan pernafasan
  • Reaksi fotosintesis : CO2 + H2O ------> C6H12O6 + O2
  • Reaksi pernafasan : C6H12O6 +O2 ------> CO2 + H2O + Energi
  • Jika gas CO2 yang dihasilkan di bumi terlalu banyak dan cepat, tidak seimbang dengan laju fotosintesis , maka akan menyebabkan kerusakan di bumi yang di kenal dengan global warming
3. Daur Nitrogen
Keterangan :

  • Unsur Nitrogen di atmosfir sebagian besar dalam bentuk gas Nitrogen (N2)
  • Hanya sedikit organisme yang dapat memanfaatka nitrogen dalam bentuk N2
  • Organisme yang dapat mengikat (fiksasi) nitrogen adalah bakteri seperti Azotobacter (airob), Clostridium (anairob), dan Rhizobium yang di ubah menjadi amoniak melalui proses amonifikasi.
  • Amoniak kemudian dirombak oleh bakteri nitrit (nitrosumonas dan nitrosucoccus) menjadi ion nitrit (NO2)
  • Ion nitrit kemudian dirombak oleh bakteri nitrat (nitrobacter) menjadi ion nitrat (NO3)
  • Ion nitrat akan di serap oleh tumbuhan, dan digunakan oleh bakteri tanah untuk memperoleh oksigen
  • Ion nitrat mengalami denitrifikasi menjadi nitrogen dan kembali ke atmosfir
  • Bakteri denitrifikasi adalah kelompok bakteri yang memiliki kemampuan untuk melakukan reaksi reduksi senyawa nitrat (NO3) menjadi senyawa nitrogen bebas (N2)
G. Hubungan Saling Ketergantungan (interaksi)
  • Hubungan antara makhluk hidup membentuk berbagai pola kehidupan,yaitu simbiosis
  • Simbiosis adalah hidup bersama antara dua spesies yang berbeda
  • Simbiosis terbagi menjadi tiga, yaitu mutualisme,komensalisme dan parasitisme.
  1. Mutualisme terjadi jika dua spesies hidup bersama dan saling menguntungkan satu sama lain. Contoh ganggang hijau biru dan jamur membentuk lichenes (lumut kerak), kumbang dan bunga, ikan badut dan anemon laut.
  2. Komensalisme jika dua spesies hidup bersama, satu spesies diuntungkan dan spesies lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Contoh anggrek menempel pada pohon.
  3. Parasitisme terjadi jika dua spesies hidup bersama, satu spesies diuntungkan dan spesies lain dirugikan. Terdiri dari ektoparasit yaitu organisme parasit yang menempel pada tubuh inangnya, contohnya kutu daun,benalu dan nyamuk. Endoparasit yaitu organisme parasit yang hidup dalamtubuh inangnya, contohnya cacing perut, bakteri paru-paru dan plasmodium.
H. Tipe- Tipe Ekosistem 
  • Tipe-tipe ekosistem secara umum terbagi menjadi 3, yaitu ekosistem air (akuatik), ekosistem darat (terestrial) dan ekosistem buatan.
  1. Ekosistem air (aquatik), terbagi menjadi 3, yaitu
          a.) Ekosistem air tawar, terbagi menjadi :
  •  Ekosistem air tawar lotik (air berarus/mengalir), salinitas rendah, banyak cahaya matahari, contohnya sungai.
  • Ekosistem air tawar lentik (air tidak berarus/tidak mengalir), contoh danau, kolam dan rawa              



        b). Ekosistem Laut , terbagi menjadi :

  • Pantai pasir : terdapat vegetasi pes caprae (spinifex dan pandan), barringtonia (ketapang dan sukun)
  • Pantai batu : terdapat padang lamun, yaitu tumbuhan makanan duyung
  • Terumbu karang : hanya tumbuh pada iklim tropis dan sub-tropis, memerlukan daerah perairan alami
  • Laut dangkal :  sinar matahari masih cukup banyak, dan makhluk hidup berpariasi
  • Laut dalam : sinar matahari sedikit, bahkan tidak ada, makhluk yang tinggal dilaut dalam biasanya memiliki tubuh yang berpendar atau memiliki alat penerangan di atas kepalanya.
         c). Estuari (ekosistem air payau), terdapat hutan mangrove (bakau), banyak crustasea dan ular.


2. Ekosistem darat (terestrial) : terbagi menjadi 7 bioma, yaitu :
  •  Bioma hutan hujan tropis: terdapat di khatulistiwa, curah hujan tinggi,  pohon tinggi dan rimbun, terdapat juga tumbuhan paku dan anggrek, hewan, monyet, urang utan, burung dll.

  

  • Bioma savana : disekitar khatulistiwa, curah hujan rendah, vegetasi rumput, semak dan pohon yang tumbuh terpencar
  • Bioma padang rumput : vegetasi di dominasi oleh  rumput, sedangkan hewan terdapat kelinci,tupai tanah 
  • Bioma gurun : curah hujan rendah, perbedaan suhu siang dan malam tinggi, vegetasi kaktus, kurma , sedangkan hewan onta, serangga dan kadal
  • Bioma hutan gugur : terdapat di daerah sub tropis yang mengalami pergantian musim panas dan dingin , curah hujan sedang. pohon akan menggugurkan daunnya menjelang musim gugur
  • Bioma taiga, terdapat di wilayah utara hutan gugur subtropis dan juga di pegunungan tropis. ciri musim dingin yang panjang . hujan turun hanya pada musim panas . vegetasi hutan pinus (konifer) yang selalu hijau, hewan rusa, serigala, beruang, burung
  • Bioma tundra, terdapat di dekat kutub utara, vegetasi berupa lumut daun, perdu, tidak terdapt pohon, hewan kelinci, serigala, rusa, domba, burung hantu


    3. Ekosistem buatan : ekosistem yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya, contoh bendungan, hutan tanaman industri, dan perkebunan kelapa sawit



I. SUKSESI

  • Suksesi adalah : suatu proses perubahan yang berlangsung secara teratur pada suatu komunitas dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas semula.
  • Terjadi perkembangan dari ekosistem tidak seimbang menjadi ekosistem seimbang (homeostasis)
  • Akhir proses suksesi akan terbentuk komunitas klimaks
  • Komunitas klimaks adalah  suatu komunitas terakhir  dan stabil (tidak berubah) yang mencapai keseimbangan dengan lingkungannya (homeostatis).
  • Suksesi di bedakan menjadi 2, yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder
  1. Suksesi primer adalah : suksesi yang terjadi bila komunitas awal terganggu, yang mengakibatkan hilangnya komunitas asal secara total, sehingga akan terbentuk komunitas baru. Gangguan bisa terjadi secara alami ( tanah longsor, letusan gunung berapi,dll) ataupun oleh perbuatan manusia (penambangan batu bara, minyak bumi dll). Contoh suksesi di Gunung Krakatau yang meletus 1883, organisme pertama yang muncul adalah spesies pionir (liken/lumut kerak), liken yang mati akan diuraikan oleh pengurai, dan lama kelamaan akan terbentuk tanah yang subur, kemudian akan di tumbuhi oleh biji-bijian yang akhirnya akan tumbuh dengan subur, dan akan terbentuk hutan kembali dengan berbagai makhluk hidup di dalamnya, sehingga terbentuklah komunitas klimaks, dan ekosistem kembali mencapai keseimbangan.
  2. Suksesi sekunder adalah : suksesi yang terjadi bila suatu komunitas mengalami gangguan, dimana gangguan tersebut tidak merusak total tempat tumbuh organisme, sehingga substrat lama dan kehidupan masih ada. Gangguan secara alami ( banjir, kebakaran, angin kencang dll) ataupun olehperbutan manusia (penebangan hutan, pembakaran lahan, ladang berpindah dll). Jika daerah tersebut ditinggalkan atau didiamkan saja, maka akan terjadi suksesi kembali, yaitu akan ditumbuhi lagi oleh rerumputan baru, perdu dan pohon-pohon.









                                                                  



Daftar rujukan gambar:

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Link Download : DOWNLOAD

PENCEMARAN LINGKUNGAN

  1. Polusi atau pencemaran lingkungan adalah :
  • Masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kwalitas lingkungan turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi ssuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No.4 Th 1982)
  • Pencemaran merupakan perubahan yang tidak diinginkan pada lingkungan yang meliputi udara, darata, dan air, baik secara fisik, kimia ataupun biologi.
  • Makhluk hidup, zat, energi atau bahan yang mengakibatkan pencemaran disebut Polutan
  •  Suatu zat dapat disebut polutan apabila :
  1. Jumlahnya melebihi jumlah normal, misalnya CO2 dengan kadar 0,033% bermanfaat bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat memberi efek merusak.
  2. Berada pada waktu yang tidak tepat
  3. Berada pada tempat yang tidak tepat
  • Sifat Polutan adalah :
  1. merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi
  2. merusak dalam jangka waktu lama, contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah, akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb akan terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak

  • Berdasarkan sifat zat pencemarnya, sumber pencemaran lingkunga dibedakan menjadi :                                                                                                                                                                                                               

  1. Pencemaran fisik adalah pencemaran yang disebabkan oleh benda cair, benda padat dan gas seperti kaleng, plstik, kaca, botol dll.
  2. Pencemaran kimia adalah pencemaran yang disebabkan oleh zat kimia, seperti seperti senyawa logam (nikel, kadmium, Hg), detergent, DDT, dll.
  3. Pencemaran biologis adalah pencemaran yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti  Salmonella typhosa
  • Macam-macam Pencemaran : Pencemaran dapat dibedakan berdasarkan tempat terjadinya,bahan pencemarnya dan tingkat pencemaran
  • Menurut tempat terjadinya, pencemaran digolongkan menjadi , yaitu pencemaran udara, air , tanah , dan pencemaran suara

Pencemaran Udara


  • Pencemaran Udara : pencemar udara dapat berupa gas dan partikel, seperti SO2 dan NO2, radiasi bahan radioaktif, CO dan CO2, dan CFC2 .
  1. Partikel SO2(sulfur dioksida) atau dikenal dengan belerang dan NO2  (Nitrogen dioksida), kedua partikel ini  dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan serta pembangkit listrik tenaga diesel dan batubara , gas tersebut bereaksi dengan udara membentuk asam, kemudian beraksi dengan uap air membentuk asam sulfat, Uap air yang mengandung asam kemudian jatuh sebagai hujan asam. Hujan asam dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan, perubahan morfologi tumbuhan dll,
  2. Radiasi bahan radioaktif, misalnya nuklir yang meledak, materi radiokatif masuk ke dalam atmosfir dan jatuh di bumi, materi ini akan terakumulasi di tanah, air, hewan, tumbuhan dan manusia, efeknya dalam taraf tertentu dapat menyebabkan mutasi, kelainan gen bahkan kematian 
  3.  Gas Karbon monoksida (CO), tidak berwarna dan tidak berbau, merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin yang sudah tua. Gas CO memiliki daya afinitas yang tinggi terhadap Hb dan bersifat racun.
Gas Karbon dioksida (CO2), dalam udara murni berjumlah 0,03%. Bila melebihi toleransi dapat menggangu pernapasan. Selain itu gas CO2 yang terlalu berlebihan di bumi dapat mengikat panas matahari sehingga suhu bumi panas. Pemanasan global (global warming) di bumi akibat CO2 disebut juga Efek rumah kaca (greenhouse effect). Efek rumah kaca ????, apa sich ...??

Efek rumah kaca terjadi karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfir. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya serta proses pernafasan seluruh makhluk hidup, yang melampaui kemampuan tumbuh-tumbuhan untuk menyerapnya.



Energi matahari yang masuk ke bumi :
  • 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfir
  • 25% diserap awan
  • 45% diserap permukaan bumi
  • 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan , gas CO2 dan gas lainnya,untuk dikembalikan kepermukaan bumi. Akibatnya Semakin hari planet bumi menunjukan peningkatan suhu yang signifikan. Kita sebagai penghuni planet bumi, enggak mau donk kalau bumi semakin panas.

 Ada beberapa cara untuk mengurangi pemanasan global , yaitu :  Menanam Pohon, Menggunakan Tekhnologi Ramah Lingkungan dan  Hemat listrik.

  1. ) Menanam Pohon : Coba kamu lihat sekelilingmu, adakah pohon-pohon disekitarmu? ayo kita mulai mengurangi pemanasan bumi ini dengan menanam pohon. Selama proses fotosintesis, pohon akan menyerap CO2 yang jumlahnya saat ini udah banyak dan merugikan . Menurut data hasil studi yang dimuat jurnal Nature Climate Change, selama tahun 2012 emisi gas CO2 global mencapai 35,6 milyar ton atau naik 2,6 persen dari tahun 2011 dan 58 % di atas level emisi  tahun 1990 (satu negeri.com). Sudah terlalu tinggikan ?, sebagai penghuni di bumi ini, tentu kita harus menjaga kelestariannya, oke !..  Coba kita amati reaksi kimia fotosintesis : CO2 +H2O -------- C6H12O6 + O2, dari reaksi ini dapat dikatakan pohon adalah zat pembersih alami yang dapat mengurangi pemanasan global, dan pohon yang mampu meyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon lainnya adalah pohon bambu. Jadi jangan lupa bambu harus ditanam lho!
  2. ) Menggunakan Tekhnologi Ramah Lingkungan : Seiring dengan kemajuan jaman para produsen sudah mulai membuat peralatan tekhnologi yang ramah lingkungan, seperti lampu hemat energi,mobil bertenaga matahari dan server eco friendly.
  3. ) Hemat Listrik:  Berapa banyak peralatan elektronik kita yang tersambung ke listrik namun tidak digunakan? Mulai sekarang matikan semua peralatan elektronik yang lagi hidup tapi tidak digunakan. Matikan lampu, buka jendela, gunakan cahaya matahari untuk sianghari. Penggunaan listrik yang berlebihan akan mengakibatkan semakin tipisnya persediaan minyak bumi, dan bumi yang kita huni ini akan semakin panas.
  4. Kloro fluoro karbon (CFC), berasal dari produk pendingin ruangan, lemari es, proses pembuatan plastik atau karet busa, dan aerosol (gas penyemprot). Jika CFC sampai ke lapisan stratosfer, maka akan berikatan dengan ozon (O3), yang menyebabkan terurainya molekul ozon,sehingga lapisan ozon semakin menipis. Lapisan ozon berfungsi menahan radiasi ultraviolet matahari. Sinar  ultraviolet (UV) dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia, seperti kangker kulit ,mata (katarak), merusak tanaman pertanian dll. Saat ini di atas Antartika dan di Kutup Utara, lapisan ozon sudah mengalami penipisan. Ayo..., kita selamatkan lapisan ozon di atmosfir bumi kita, kalau bukan kita siapa lagi ...??

Pencemaran  Air

  • Pencemaran air adalah : penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal (Michael,1990). Polusi air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar , yaitu : limbah rumah tangga,  industri,  pertanian dan pertambangan.
  1. Limbah Rumah Tangga : berupa deterjen, kotoran dan sampah. Di bawah ini adalah kondisi sungai citarum, Jawa Barat (1990), yang dianggap sebagai sungai paling tercemar di dunia. Kondisi ini akan menyebabkan sungai banyak bakteri dan virus yang dapat menimbulkan penyakit, juga akan menyebabkan sungai kekurangan oksigen. Kadar oksigen di air tidak boleh kurang dari 5 mg/liter, karna akan menimbulkan kematian biota air, seperti ikan.
  2. Limbah industri : berupa sampah dan limbah cair seperti Pb, Hg, Zn,Cr,Cu,Ni, zat ini dapat terakumulasi dan bersifat racun pada makhluk hidup. Misalnya Mercuri (Hg) yang terakumulasi pada ikan, kemudian ikan dimakan oleh manusia dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Di daerah perkotaan limbah industri merupakan limbah yang terbanyak menimbulkan pencemaran.
  3. Limbah Pertanian : berupa pupuk buatan, pestisida dan herbisida. Bahan ini dapat meracuni organisme air seperti plankton dan ikan. Pestisida akan terakumulasi dalam tubuh ikan dan terbawa dalam rantai makanan sampai ketingkat tropik yang lebih tinggi (manusia), yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan organ ginjal, jantung, saraf dan dapat menimbulkan kangker. Sedangkan penggunaan pupuk buatan akan menimbulkan Eutrofikasi yaitu penimbunan mineral/ zat-zat hara di perairan yang menyebabkan pertumbuhan yang cepat pada alga maupun enceng gondok (blooming). Jika alga dan enceng gondok mati akan membutuhkan banyak oksigen untuk menguraikannya. Akibatnya  perairan tersebut akan mengalami kondisi kekurangan oksigen dan mendorong kehidupan orgnisme anairob.
  4. Limbah Pertambangan : berupa tumpahan minyak bumi, dan logam berat dari aktivitas para penambang. Salah satu bahan pencemar di laut  adalah tumpahan minyak bumi , akibat kecelakaan kapal tanker yang sering terjadi. Banyak organisme akuatik yang mati atau keracunan karenanya. Untuk membersihkan kawasan tercemar diperlukaan koordinasi berbagai pihak dan membutuhkan  biaya besar. Bila terlambat penanggulangannya, kerugian manusia semakin banyak, dan secara ekologis dapat mengganggu ekosistem laut. Selain itu aktivitas para penambang yang menggunakan logam berat atau zat kimia seperti Hg yang limbahnya terlarut di perairan sungai juga sudah sangat memprihatinkan. Perhatikan kondisi perairan di Sungai Sekonyer (Kumai, Kalimantan Tengah) dulu dan sekarang. Bila terjadi pencemaran di air, maka terjadi akumulasi zat pencemar pada tubuh organisme air, dan semakin meningkat akumulasinya pada organisme pemangsa yang lebih besar.










Pencemaran Tanah

  • Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga, kegiatan pertanian dan pertambangan



  1. Limbah rumah tangga : berupa sampah-sampah plastik,botol,karet sintesis, pecahan kaca, kaleng ,sisa bahan makanan dan detergen. Sampah dalam  jumlah banyak, akan sangat mencemari tanah, karena tanah tersebut akan mengandung bakteri penyebab penyakit, dan juga akan mempengaruhi kwalitas air tanah sehingga terjadi perubahan fisik air, seperti berasa, berwarna, berbau bahkan terdapat lapisan seperti minyak. Sampah plastik dan logam sulit terurai, sehingga berpengaruh pada kemampuan tanah untuk menyerap air. Sedangkan  detergen bersifat non bio degradable (secara alami sulit diuraikan), sehingga dapat mematikan organisme tanah dan air.
  2. Limbah pertanian berupa penggunaan pupuk buatan, pestisida dan herbisida dapat mencemari tanah. Pupuk buatan secara berlebihan membuat tanah menjadi asam, yang akan berpengaruh pada prosuktivitas tanaman, yaitu tanaman menjadi layu dan akhitnya mati. Pestisida dan herbisida sulit terurai dan bertahan lama dalam tanah. Residu pestisida DDT (dikloro difenil trikloroetana) dapat membunuh mikroorganisme yang penting untuk pembusukan, sehingga kesuburan tanah terganggu. Selain itu zat-zat pencemar tanah tersebut akan terbawa air hujan  dan mencemari sungai
  3. Limbah pertambangan : berupa penggunan mercuri (Hg) untuk memisahkan emas dari bijinya, mercuri merupakan bahan berbahaya dan beracun yang dapat mematikan tumbuhan, organisme tanah dan manusia.
Pencemaran Suara

  • Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, ledakan, deru mesin pabrik, radio/tape recorder, peneras suara yang berbunyi keras.
  • Bunyi yang dapat menggangu dan merusak pendengaran manusia disebut kebisingan. Kebisingan terjadi bila intensitas bunyi melampaui 50 desibel (dB).
  • Apabila kebisingan terus menerus kita alami, maka akan menyebabkan cacat pendengaran (ketulian), sehingga bunyi dianggap sebagai bahan pencemar serius bagi manusia
  • Bunyi suara ledakan yang sangat keras dengan tingkat intensitas melebihi 150 dB dapat menyebabkan sensasi dering yang disebut Tinnitus, dan dapat merusak pendengaran secara permanen
  • Nagi (1993), menemukan bahwa tingkat kebisingan diproduksi oleh peralatan rumah tangga yang kadang-kadang mencapai 97 dB
  • Kebisingan yang berlebihan bisa membawa beberapa efek buruk seperti perasaan jengkel, gangguan tidur, stres mental, sakit kepala, kurang daya konsentrasi, penyakit jantung, hipertensi, gangguan motorik dan sensorik.
LIMBAH DAN DAUR ULANG LIMBAH
  • Pengertian Limbah
  1. Limbah adalah : benda yang dibuang, baik yang berasal dari alam ataupun dari hasil proses tekhnologi. limbah dapat berupa tumpukan barang bekas, sisa kotoran hewan, tanaman atau sayuran.
  2. Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang keberadaannya pada suatu saat dan tempat  tertentu  tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis 
  • Jenis-jenis limbah : Limbah dapat dikelompokan berdasarkan sunbernya, sifatnya dan karakteristiknya
  • Berdasarkan sumbernya limbah dikelompokan menjadi :
  1. Limbah organik yang mudah busuk (sampah basah), yaitu sampah yang bisa mengalami pelapukan dan terurai dengan cepat karena memiliki kandungan air cukup tinggi ex : sisa sayuran, kotoran hewan, sisa dedaunan, sisa makanan
  2. Limbah organik yang tidak mudah busuk (sampah organik kering) yaitu sampah organik yang kandungan airnya kecil, ex : kertas dan kayu
  3. Limbah anorganik, yaitu terdiri dari bahan sulit terurai secara biologis (nondegradable), sehingga penghancuran membutuhkan waktu yang sangat lama. Limbah ini berasal dari sumber daya alam tak terbarui, seperti mineral dan minyak bumi, atau proses industri. ex : plastik, pecahan kaca, botol, kater, besi
  4. Limbah berbahaya, ex : paku, bekas lampu neon, baterai bekas, oli bekas, sisa racun tikus dan serangga,obat kada luwarsa


  • Berdasarkan sifatnya, limbah di bedakan menjadi dua :
  1. Limbah yang dapat mengalami perubahan secara alami (biodegradable waste = mudah terurai),yaitu limbah yang dapat mengalami dekomposisi oleh bakteri dan jamur, ex ; daun, sisa makanan,kotoran  , kertas, dll.
  2. Limbah yang tidak akan/sangat lambat mengalami penguraian secara alami (nondegredable  waste = tidak dapat terurai) ex : plastik, kaca, kaleng, dan styrofoam/gabus. Styrofoam merupakan sebuah monomer hidrocarbon cair yang dibuat secara komersial dari minyak bumi
  • Berdasarkan karakteristiknya, limbah dapat digolongkan menjadi 4 macam, yairu :
  1. Limbah cair (sisa dari hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair , PP 82/2001)
  2. Limbah padat
  3. Limbah gas dan partikel (asap,hidrocarbon, SO2, NO2,CO )
  4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

DAUR ULANG LIMBAH
  • Daur ulang adalah : proses untuk menjadikan bahan bekas atau barang yang sudah tidak digunakan lagi menjadi bentuk lain atau bentuk baru untuk mencegah adanya sampah
  • Tujuan daur ulang adalah :
  1. Mengurangi sampah anorganik
  2. Mendapatkan penghasilan karena dapat dijual
  3. Mengurangi penggunaan sumber daya alam
  4. Melestarikan kehidupan makhluk hidup yang terdapat di suatu lingkungan tertentu
  5. Menjaga keseimbanhgan ekosistem
  • Jenis Limbah yang dapat di daur ulang 
  1. Kertas, bahan baku kertas adalah serat kayu atau pohon. semua jenis kertas dapat didaur ulang
  2. Gelas, botol, piring, dapat di daur ulang menjadi gelas, botol dan piring baru
  3. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas. Kaleng terbuat dari baja (fe) yang dilapisi timah putih tipis (aluminium), bauksit, silica dan kapur
  4. Plastik, Plastik terbuat dari hidrocarbon yang terkandung di dalam minyak bumi. limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses kembali menjadi bahan pembungkus.
  • Jenis Limbah yang dapat dimanfaatkan tanpa proses daur ulang
  1. Ampas tahu : untuk makanan ternak
  2. Eceng Gondok : untuk membuat bahan kerajinan, seperti tas
  3. Sampah organik seperti dedaunan dan kotoran ternak untuk pembuatan kompos atau pupuk organik. Tahapan pengomposan adalah : pemilahan, pencetakan (penyusunan tumpukan), pembalikan,penyiraman, penyaringan. Pembalikan bertujuan agar suhu dan proses perombakan merata. Kompos yang sudah matang memiliki ciri tidak berbau dan berwarna coklat atau hitam. Untuk mempercepat proses fermentasi pengomposan dapat dilakukan dengan penggunaan EM4. EM 4 berfungsi untuk menghilangkan bau dan mempercepat pematangan pengomposan.  Pembuatan kompos merupakan suatu langkah untuk mengurangi  sampah. Ada 6 langkah dalam kelestaruian lingkungan :                                                                                                        
  1. Reuse (Memanfaatkan ulang), yaitu menggunakan kembali barang bekas tanpa pengolahan bahan untuk tujuan yangsama atau berbeda dari asalnya. Ex : penggunaan plastik/kertas, botol minuman diisi kembali, ban bekas untuk kursi atau pot bunga dll. Salah satu perusahaan terkemuka di dunia hardware komputer yang berhasil membuat katrid inkjet dari plastik botol air minum dan telah dipasarkan adalah perusahaan HP
  2. Recycle
    Mengolah kembali (recycle), yaitu kegiatan yang memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk digunakan lebih lanjut.Contohnya, kertas atau sampah bekas, pecahan-pecahan gelas atau kaca, besi atau logam bekas dan sampah organik yang berasal dari dapur atau pasar dapat didaur ulang menjadi kompos (pupuk). Limbah kertas dapat di daur ulang menjadi gambar media pembelajaran, bunga, bingkai foto dll.
    Proses daur ulang ini juga dapat mengubah sampah menjadi energi panas yang dikenal dengan proses insenerasi. Insenerasi sederhana sudah ada yang melakukan oleh beberapa industri misal di Jakarta, yaitu menggunakan limbah padat dalam bentuk lumpur hasil akhir pengolahan air limbahnya tidak dibuang ke tanah tetapi digunakan sebagai bahan bakar setelah mengalami pengeringan.  Sedangkan      Substansi cair yang dihasilkan oleh berbagai macam sampah dalam proses pembusukannya disebut Lindih
  3. Reduce
    Mengurangi (reduce), adalah semua bentuk kegiatan atau perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah.
    Misalnya, ibu-ibu rumah tangga kembali kepola lama yaitu membawa keranjang belanja ke pasar. Dengan demikian jumlah kantong plastik yang di bawa ke rumah akan berkurang (terreduksi). Selain itu bila setiap orang menggunakan saputangan daripada tissue, di samping akan mengurangi sampahnya, dengan tidak menggunakan tissue dapat terjadi penghematan terhadap bahan baku untuk tissue, yang tidak lain adalah kayu dari hutan. Kalau setiap orang melakukan hal tersebut beberapa ton sampah yang akan terreduksi per bulan dan beberapa hasil hutan dapat terselamatkan.
  4. Replace
    Menggantikan dengan bahan yang bisa dipakai ulang (replace), adalah upaya mengubah kebiasaan yang dapat mempercepat produksi sampah, terutama sampah yang mempunyai sifat sukar diolah dan berbahaya.
  5. Refill. yaitu mengisis kembali wadah-wadah produk yang dipakai
  6. Repair, artinya melakukan pemeliharaan atau perawatan agar tidak menambah produksi limbah
ETIKA LINGKUNGAN
  • Lingkungan adalah : segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan.
  • Etika lingkungan adalah : kebijaksanaan moral manusia dalam bergaul dengan lingkungan. Misalnya, hormat, peduli, tanggung jawab, tidak merusak alam dll.
  • Mengapa etika lingkungan harus kita lakukan ???...., salah satu jawabannya adalah karena alam kita ini memiliki sumber daya (SDA). Sumber daya alam ada yang dapat diperbarui ( tumbuhan, hewan dan air), dan ada yang tidak dapat diperbarui (minyak bumi ,logam dan mineral). Tumbuhan dapat ditanam kembali, hewan dapat diternak lagi, air sumbernya di alam berlimpah. Jadi tidak akan habis selama manusia melestarikannya. Sedangkan minyak bumi, logam dan mineral seperti pasir, bebatuan, suatu saat dapat habis dan manusia tidak dapat membuatnya kembali, karena terbentuknya di alam membutuhkan waktu yang lama banget, bahkan berjuta juta tahun lamanya.Jadi karena kemampuan untuk regenerasinya sangat terbatas, maka manusia harus memanfaatkan SDA secara arif dan bijaksana, sehingga SDA dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama 
  • Salah satu contoh sikap etika lingkungan adalah cara menanggulangi Pembuangan Sampah di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah
Peduli Lingkungan dengan Menabung Sampah
Saatnya warga Kabupaten Kotawaringin Barat meningkatkan kepedulian  mengelola sampah dengan baik dan benar. Pemerintah kabupaten Kotawaringin Barat telah menyediakan bank sampah untuk menampung sampah yang bisa di daur ulang. Bank sampah telah diresmik Wakil Bupati Bambang Purwanto di aula kantor Bupati  (18/10/2012). " Bank sampah untuk di Kobar sangat dibutuhkan. Sanpah yang selama ini menjadi penyebab timbulnya penyakit, sekarang justru dapat menghasilkan uang. Dengan adanya bank sampah ini, masyarakat dapat memilah-milah sampah organik maupun  anorganik. Sampah yang dapat difungsikan dapat dititipkan di bank sampah. Meski namanya bank sampah bukan semua sampah bisa diterima. Sebelum masuk ke bank sampah warga harus memilah -milah sampah, seperti plastik dan sampah yang sifatnya dapat di daur ulang yang akan diterima oleh bank sampah".
Semoga dengan diprogramkannya pengelolaan sampah ini, lingkungan kita menjadi bersih, sehat dan nyaman. Karena sampah rumah tangga yang sering di buang warga di pinggiran jalan, kalau tidak ditangani dengan baik, akan menjadi permasalahan yang komplek sepanjang kehidupan ini. Masalah yang dapat timbul akibat TPA (tempat pembuangan akhir) yang tidak terkontrol yaitu : akan menjadi tempat yang menarik bagi berbagai binatang seperti kecoa, tikus, dan menjadi sumber organisme penyebar penyakit, seperti bakteri, virus dan jamur.

Kita harus menyayangi bumi kita, karena bumi merupakan tempat kita tinggal  dan seluruh makhluk hidup.
Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson (1970), telah mencanangkan hari pengamatan tentang bumi, yang tiap tahun diperingati setiap tanggal 22 April secara internasional, yang di kenal dengan Hari Bumi. Hari bumi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet bumi tempat tinggal manusia di bumi.















 

Like

Read It

Terpujilah, wahai engkau, ibu bapak guru..., namamu akan selalu hidup dalam sanubariku..., untaian lirik lagu Hymne Guru itu selalu menginspirasiku untuk menjadi seorang pendidik. Akhirnya panggilan jiwaku adalah seorang guru, guru biologi itulah pekerjaanku saat ini.